Saturday, December 20, 2014

TIRED & RESTED


    Suatu hari, saya terduduk lelah di lantai kamar. Capek sekali setelah bekerja seharian dan memikirkan banyak hal. Ditambah lagi, saya berencana pergi berlibur saat itu (bahkan untuk berlibur pun saya lelah) dan sedang menyusun rencana perjalanan dengan segala keperluannya! Dan tentu saja, saya tipikal perempuan yang memikirkan sampai ke detailnya.  Well, ketika saya duduk terdiam saya bergumam dalam hati “lelahnya Tuhan, saya tidak ingin memikirkan apa-apa sejenak, ingin rasanya duduk diam di dekatmu dan merasakan ketenangan bersama-Mu” dan pikiran ini lah yang terlintas…

     Sering kita merasa terlalu lelah untuk mendekat kepada Tuhan. Terlalu lelah untuk membaca Firman-Nya.  Terlalu lelah untuk berdoa. Padahal, ketika datang kepada-Nya justru kita mencari sumber ketenangan kita, melepaskan kelelahan kita, melepaskan diri dari segala pikiran - pikiran dan urusan duniawi yang terus merongrong. Kita butuh perhentian bersama Allah Sang Pencipta dan merasakan kedamaian-Nya. Dengan terus menolak untuk mendekat dan merasakan kasih Allah, justru kita akan semakin lelah dengan urusan-urusan sehari-hari yang kita hadapi. Karena urusan kitalah yang membuat kita lelah. Oleh sebab itu, marilah kita sediakan waktu perhentian untuk-Nya, untuk di tenangkan, disegarkan dan dipulihkan. Karena setiap ciptaan pasti membutuhkan Penciptanya. Dan ternyata, Pencipta kita sudah mengajarkan beristirahat dan berhenti sejak awal penciptaan.


Kejadian 2:2

 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. 

No comments:

Post a Comment