“Bali so rocks! I love beach and
I hate Jungle!” My friends yell when we
were flying over the beaches. Begitulah,
suara hati orang-orang yang mendem di hutan dan baru ketemu pantai. Haha. Anw. Kali ini saya mau berbagi cerita
sedikit mengenai kunjungan saya ke Bali beberapa waktu lalu. Dibukanya direct
flight kota minyak ke Denpasar, membawa saya dan teman-teman keluar hutan
menuju pantai. Well, rasanya memang menyegarkan, dari pemandangan serba pohon
dan beruk beralih ke pantai, bikini, sunglasses and people!
Kunjungan yang singkat disana,
membuat saya menyusun jadwal yang padat. Rute yang kami buat juga tak jauh-jauh
dari rute wisata bali pada umumnya. Yang menarik buat saya adalah permainan watersport,
saya mencoba flying fish di Tanjung Benoa dan rasanya berdiri di atas air itu..
ga serem tapi feel free. Namun, sebelum mencoba
permainan ini, kita wajib buat tawar-menawar karena harga yang ada di list
merupakan harga turis luar yang kurang pantas buat turis dalam negeri. Selain itu, kita juga
bisa baku-atur dengan instrukturnya
di tengah laut kalau mau tambah porsi putaran dengan biaya kurang dari setengah
harga di darat. Tapi diam-diam ya
(Flying Fish @ Tanjung Benoa)
(waiting sunset @ Uluwatu)
Selama di bali, ada satu tempat makan yang saya suka, walau tempat ini rasanya bukan hanya ada di Bali. Makanannya enak (bukan hanya vetsin belaka seperti yang lainnya :( ) dan tempatnya cantik! Bisa dibilang temanya “resto bernuansa alam”. Disana, kita bisa memilih makan duduk di kursi atau lesehan di pendopo. Pendoponya sendiri berada di atas kolam yang penuh ikan. So, kalau kita menjulurkan kaki ke bawah meja, dapat extra kecup dari bibir ikan >.<
(Santap siang @ Mang Engking Denpasar)
*hanya akting belaka
Selain berwisata pantai dan menyicipi kuliner, kegiatan yang tidak boleh terlupakan dalam perjalanan ini (atau apapun) adalah berfoto-ria. Dari semua spot pantai di Bali, ada satu tempat yang tidak boleh ketinggalan untuk dijajakin buat berfoto-ria. Bukan dreamland, bukan padang-padang, bukan juga kuta. Terus? Pantai yang berada tepat di belakang discovery mall. Buat saya sih, batu-batu besar yang ada disana sangat bagus buat berfoto, beda dengan yang lain. Meskipun pada awalnya, ketika melihat dari dalam mall yang adem, panas di luar bikin gentar untuk melangkah. Tetapi, sesampainya disana obsesi foto model pun memuncak! *tutupmuka*
Akhirnya, tiba di hari yang tidak
di tunggu-tunggu, waktunya pulang! Well, kami pun meluncur ke airport Ngurah
Rai bersama bli wayan suartika. Setelah ber “suksema ria” atas service nya
selama kami disana, kami pun masuk ke bandara. Sesampainya didalam, saya agak
surprise dengan suhu udara. Ternyata, panas bukan hanya milik pantai tetapi
milik semua! Surprise berlanjut di ruang tunggu yang sesak dan extra panas. In
there, we met with some cute UK guy! Dan itu menjadi sentuhan akhir yang indah
dalam perjalanan ini :)


